PURBALINGGA_Mahasiswa Program Studi Manajemen Dakwah (MD) angkatan 2024 melaksanakan aksi sosial menemui masyarakat di jalan dengan membagikan takjil dengan sistem “Jemput Bola” pada Jumat (13/3/2026) di sejumlah titik di Purbalingga. Kegiatan ini menyasar para pekerja jalanan kemudian ditutup dengan buka bersama guna mempererat solidaritas antar mahasiswa.
Berbeda dari pembagian takjil pada umumnya, para mahasiswa menerapkan konsep “Jemput Bola” dengan mendatangi langsung masyarakat yang masih beraktivitas menjelang berbuka, seperti di pangkalan ojek dan pangkalan becak. Metode ini dipilih untuk memastikan bantuan lebih tepat sasaran sekaligus menghindari kemacetan di titik lampu merah.

Guntur Awal, perwakilan mahasiswa MD 2024, menjelaskan bahwa pendekatan ini merupakan bentuk nyata manajemen dakwah di lapangan. “Kami ingin langsung menemui mereka yang sedang bekerja. Selain lebih efektif, cara ini tidak mengganggu arus lalu lintas yang biasanya padat menjelang magrib,” ujarnya.
Usai menuntaskan aksi berbagi di jalanan, rangkaian kegiatan berlanjut ke agenda penguatan internal melalui buka puasa bersama di Warung Makan Bleng Kembar, Kalikajar. Diikuti sekitar 40 mahasiswa, suasana hangat dan kekeluargaan menyelimuti pertemuan tersebut

Bagi Guntur dan rekan-rekannya, momen ini bukan sekadar tradisi Ramadan, melainkan investasi sosial untuk masa depan perkuliahan. “Bukber ini menjadi ruang untuk membangun chemistry. Dalam perjalanan kuliah yang dinamis, dukungan dari teman satu angkatan sering kali menjadi penolong utama saat menghadapi kesulitan,” tambahnya.
Melaluia kegiatan harapan kedepannya solidaritas yang terbangun dapat terus terjaga. Melalui perpaduan aksi sosial dan silaturahmi ini, mahasiswa MD 2024 membuktikan bahwa dakwah dapat dilakukan dengan cara yang inovatif sekaligus menyentuh sisi kemanusiaan.