Mahasiswa Manajemen Dakwah Ikuti “Jelajah Budaya” dalam Rangka Hardiknas Kabupaten Purbalingga

Purbalingga_Program Studi Manajemen Dakwah (Prodi MD) turut berpartisipasi dalam kegiatan “Jelajah Budaya” yang diselenggarakan oleh Pemerintah Kabupaten Purbalingga melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan pada Kamis (07/05/2026). Dalam kegiatan tersebut, Guntur Awal, Mahasiswa Prodi MD didelegasikan untuk turut serta menjadi peserta.

Kegiatan Jelajah Budaya merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) Kabupaten Purbalingga. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Purbalingga, Heru Sri Wibowo menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk mengenalkan sekaligus melestarikan budaya lokal yang ada di wilayah Purbalingga.

“Kegiatan ini merupakan rangkaian acara peringatan Hardiknas Kabupaten Purbalingga. Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan untuk mengenal dan nguri-uri kebudayaan yang ada di Purbalingga,” tutur Heru.

Dalam kegiatan tersebut, peserta diajak mengenal situs bersejarah dengan mengunjungi Pabrik Gula Kaliklawing yang kini telah dialihfungsikan menjadi panti jompo. Meskipun fungsinya berubah, bangunan fisik serta sejumlah peninggalan era kolonial Belanda masih terawat dengan baik. Salah satu bangunan yang kini digunakan sebagai kantor administrasi umum panti masih mempertahankan bentuk aslinya, mulai dari struktur tembok, tegel, hingga penyangga rel lori yang dimanfaatkan sebagai saka atau tiang bangunan.

Selain mengenal situs bersejarah, peserta juga diajak mempelajari budaya khas Purbalingga melalui praktik membuat gedeg, yaitu anyaman berbahan dasar bambu yang biasa digunakan sebagai bilik atau dinding rumah tradisional. Guntur Awal, mengaku mendapatkan pengalaman dan pengetahuan baru terkait sejarah lokal dan pelestarian budaya.

“Terima kasih atas kesempatannya. Dengan kegiatan ini, saya bisa mengenal sejarah lokal sekaligus belajar melestarikan budaya. Jika budaya tidak dijaga dan dilestarikan, maka budaya tersebut bisa hilang dan tergantikan,” ujarnya.

Partisipasi mahasiswa Manajemen Dakwah dalam kegiatan ini menjadi bentuk kontribusi nyata dalam mendukung pelestarian budaya lokal sekaligus memperkuat kesadaran generasi muda terhadap pentingnya menjaga warisan sejarah dan kebudayaan daerah