PURBALINGGA – Jajaran dosen Program Studi Manajemen Dakwah (MD) Fakultas Dakwah mengambil langkah strategis meningkatkan kualitas mahasiswa dengan menghadiri Rapat Koordinasi Penyusunan Rencana Pembelajaran Semester (RPS) berbasis Outcome-Based Education (OBE) pada Selasa, 2 Februari 2026 bertempat di Hall Pertemuan Kampus II Purbalingga, kegiatan ini menjadi langkah strategis fakultas dalam menjamin mutu akademik menyambut Semester Genap TA 2025/2026.
Wakil Dekan 1 Fakultas Dakwah, Dr. Ahmad Muttaqin, M. Si menekankan bahwa pembaruan RPS secara berkala sangat krusial sebagai fondasi utama dosen dalam mengajar. Ia menjelaskan bahwa informasi terkait metode, materi, hingga referensi harus selalu diperbarui agar tetap relevan.
“RPS yang baik akan memberikan arah yang presisi bagi perkuliahan sekaligus mendesain bagaimana capaian pembelajaran pada setiap mata kuliah yang diberikan” tegas Pak Ahmad Muttaqin. (4/2/2026)
Senada dengan hal tersebut, Ulul Aedi, M. Ag Kaprodi Manajemen Dakwah menjelaskan bahwa implementasi kurikulum OBE ini bertujuan agar mahasiswa tidak hanya terjebak pada pemahaman teori semata. Fokus utama dari perubahan ini adalah peningkatan sisi produktivitas dan keahlian praktis mahasiswa di lapangan.
“Harapannya mahasiswa bisa lebih produktif. Tidak hanya mendapat pengetahuan secara teoritis, tetapi juga mempunyai skill dan kemampuan untuk menghasilkan karya nyata sesuai
dengan program studi yang ditempuhnya” ujar Pak Ulul (4/2/2026)
Berbeda dengan pendidikan tradisional, model OBE menempatkan dosen sebagai fasilitator dan mendorong mahasiswa untuk aktif mengelola proses belajarnya sendiri. Model ini dinilai sangat relevan dengan kemajuan teknologi saat ini, di mana mahasiswa dituntut untuk lebih mandiri dan adaptif.
Melalui koordinasi ini, Program Studi Manajemen Dakwah optimis dapat memberikan standar pembelajaran yang berkualitas dan mencetak lulusan yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga terampil dalam berkarya di masyarakat.