
PURBALINGGA, – Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS) Manajemen Dakwah (MD) UIN Prof. K.H. Saifuddin Zuhri Purwokerto menggelar MASTAMU dan Micro Guiding 2026 bagi mahasiswa baru di Balai Desa Limbasari, Bobotsari, Purbalingga, Jumat-Minggu (11-13/9/26). Kegiatan yang diikuti 33 mahasiswa baru tersebut menjadi wadah untuk mengenalkan Program Studi Manajemen Dakwah sekaligus mempererat hubungan antarmahasiswa.
Ketua HMPS MD, Alvidin, menyampaikan bahwa MASTAMU tahun ini menjadi salah satu upaya untuk membangun kekompakan mahasiswa baru. Ia berharap mahasiswa baru dapat saling mengenal dan memahami satu sama lain melalui rangkaian kegiatan yang telah disiapkan.
“Harapannya teman-teman mahasiswa baru bisa semakin solid, saling mengenal, dan saling memahami satu sama lain,” ujar Alvidin.
Pada hari pertama, kegiatan diawali dengan pembukaan dan dilanjutkan sambutan serta pematerian mengenai Program Studi Manajemen Dakwah oleh Dosen Program Studi Manajemen Dakwah, Asep Amaludin. Pematerian tersebut memberikan gambaran mengenai program studi kepada mahasiswa baru sebelum dilanjutkan dengan Forum Group Discussion (FGD).
Asep Amaludin mengapresiasi semangat dan antusiasme mahasiswa baru selama mengikuti kegiatan. Ia berharap ke depan jumlah mahasiswa Program Studi Manajemen Dakwah dapat semakin bertambah.
“Pesertanya semangat dan antusias walaupun jumlahnya sedikit. Harapannya ke depan akan lebih banyak lagi mahasiswa MD,” ujar Asep.
FGD menjadi salah satu bagian dalam rangkaian pematerian yang memberikan ruang bagi mahasiswa baru untuk berdiskusi dan melatih keberanian menyampaikan pendapat. Ketua pelaksana, Zaenur Rohman, mengatakan kegiatan tersebut juga menjadi sarana untuk mengembangkan kemampuan public speaking mahasiswa baru.
“Setiap pematerian ada FGD yang menjadi wadah teman-teman maba melatih keberanian untuk berpendapat dan public speaking,” ujar Zaenur Rohman.

Memasuki hari kedua, mahasiswa baru mendapatkan pematerian mengenai gambaran umum haji dan umrah, mulai dari syarat dan rukun hingga bimbingan haji dan umrah. Materi juga membahas pandangan fikih mengenai istithaah, kemudian dilanjutkan dengan praktik micro guiding haji dan umrah. Para peserta mengikuti praktik dengan antusias hingga selesai meskipun kegiatan berlangsung di bawah terik matahari.
Pada hari ketiga, rangkaian MASTAMU dan Micro Guiding 2026 diisi dengan fun game dan ditutup dengan penutupan kegiatan. Salah satu mahasiswa baru, Muza, mengaku senang karena MASTAMU dan Micro Guiding 2026 memberikan ruang untuk mengenal lebih jauh mengenai Program Studi Manajemen Dakwah sekaligus berkenalan dengan teman-teman baru. Dari berbagai materi yang diberikan, terdapat satu pesan yang paling membekas baginya mengenai makna kesuksesan.
“Kunci sukses itu cuma satu, bahagia,” ujarnya.