Purbalingga, 26 Oktober 2025 – Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS) Manajemen Dakwah (MD) berhasil menyelenggarakan kegiatan Micro Guiding dengan tema “Dari Teori ke Aksi, Dari Niat ke Bukti”. Acara yang berlangsung pada Ahad, 26 Oktober 2025 ini dihadiri secara antusias oleh 96 peserta dari kalangan mahasiswa, bertujuan untuk memberikan pemahaman yang utuh seputar pelaksanaan ibadah haji dan umrah.
Kegiatan ini menghadirkan pembicara yang kompeten di bidangnya, yaitu Drs. Kh Akhsin Aedi Fanani, M.Ag., yang membawakan materi lengkap mulai dari teori hingga praktik langsung manasik.
Ketua Pelaksana kegiatan dalam sambutannya menyatakan bahwa Micro Guiding ini dirancang untuk menjawab kebutuhan mahasiswa akan pemahaman ibadah haji dan umrah yang tidak hanya sekadar teori, tetapi juga aplikasinya secara nyata. “Kami ingin membekali teman-teman dengan ilmu yang sahih dan praktik yang benar, sehingga ketika suatu saat diberi kesempatan untuk menunaikan rukun Islam yang kelima ini, sudah memiliki bekal yang memadai,” ujarnya.
Runtutan Acara yang Dinamis
Kegiatan berjalan lancar dan khidmat dengan runtutan acara yang padat dan mendidik. Acara dibuka di Aula Gedung Saintek Lantai 3, Kampus 2 UIN Saizu, dengan pembacaan ayat-ayat suci Al-Qur’an yang menyejukkan hati. Para peserta kemudian menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars UIN Saizu dengan penuh semangat kebangsaan dan kecintaan terhadap almamater.
Setelah sesi sambutan dari perwakilan HMPS MD dan dosen pembimbing, acara inti pun dimulai. Drs. Kh Akhsin Aedi Fanani, M.Ag., dengan metode penyampaian yang lugas dan mudah dipahami, menguraikan berbagai teori pelaksanaan haji dan umrah. Materi yang dibawakan mencakup tata cara, rukun, wajib, serta hal-hal yang dilarang selama pelaksanaan ibadah.
Tidak berhenti pada teori, para peserta kemudian diajak untuk melakukan Praktik Lapangan di Lapangan Kampus 2 UIN Saizu. Di bawah bimbingan langsung pemateri, para peserta secara bergiliran mempraktikkan seluruh rangkaian manasik umrah dan haji, seperti tawaf, sa’i, lempar jumrah, dan wukuf. Praktik ini memberikan pengalaman nyata dan memperkuat pemahaman yang telah didapatkan dalam sesi kelas.
Kegiatan ditutup dengan doa dan sesi foto bersama yang meriah, mengabadikan momen penuh manfaat dan kebersamaan ini.
“Alhamdulillah, acara berjalan dengan sangat baik. Saya sangat mengapresiasi antusiasme peserta. Dengan adanya praktik langsung, diharapkan ilmu yang didapat tidak mudah terlupakan dan bisa diaplikasikan dengan benar di tanah suci nanti,” tutur Drs. Kh Akhsin Aedi Fanani, M.Ag. usai memandu acara.
Salah satu peserta, Ahmad Fauzi, mengungkapkan kegembiraannya. “Acaranya sangat bermanfaat sekali. Penyampaian materinya jelas, dan yang paling seru ya praktik langsungnya. Jadi benar-benar paham dan tidak bingung lagi dengan urutan pelaksanaannya.”
Dengan terselenggaranya Micro Guiding ini, HMPS MD berharap dapat terus berkontribusi dalam meningkatkan kapasitas dan keilmuan mahasiswa, khususnya dalam bidang keagamaan, sebagai bekal untuk menjadi dai dan da’iyah yang profesional di masa depan.