Pada 7–12 Juli 2026, Himpunan Mahasiswa Program Studi Manajemen Dakwah UIN Prof. K.H. Saifuddin Zuhri Purwokerto hadir di Dusun Slimpet, Desa Tlaga, dengan penuh semangat menyelenggarakan kegiatan sederhana bertajuk BERUMAT (Bersama Eratkan Ukhuwah Masyarakat). Sebuah program yang lahir dari harapan sederhana: semoga mampu menginspirasi, menginisiasi, dan menghangatkan kebersamaan masyarakat di tengah berbagai tantangan kehidupan.
Desa Tlaga merupakan salah satu desa di Kecamatan Punggelan, Kabupaten Banjarnegara. Letaknya berada di bagian utara dengan wilayah yang berbatasan dengan Kecamatan Banjarmangu, Kalibening, dan Pandanarum. Sementara itu, Dusun Slimpet berada di kawasan perbukitan yang menyuguhkan keindahan alam sekaligus udara yang sejuk.
Selama berada di Dusun Slimpet, keluarga besar HMPS Manajemen Dakwah merasakan banyak pengalaman berharga. Mulai dari dinginnya cuaca hingga keterbatasan air bersih karena musim kemarau yang mulai datang. Namun, segala keterbatasan itu tidak pernah menjadi alasan untuk menghentikan langkah. Justru di sanalah kami belajar bahwa perjalanan pengabdian selalu menghadirkan cerita yang luar biasa.
Kerja Bakti

Selama kurang lebih satu minggu, berbagai kegiatan dilaksanakan bersama masyarakat. Kegiatan pertama adalah kerja bakti menjaga kebersihan lingkungan. Bersama warga, keluarga HMPS Manajemen Dakwah berkeliling di beberapa titik untuk memungut sampah dan mengumpulkannya ke dalam trash bag. Terlihat sederhana, tetapi inilah langkah kecil yang ingin kami tunjukkan sebagai mahasiswa yang sering disebut agent of change: memulai perubahan dari hal yang paling dekat, yaitu menjaga lingkungan agar tetap sehat dan bersih.
Mengajar TPQ Darussalam

Kegiatan kedua adalah mengajar di TPQ Darussalam setiap sore. Perwakilan HMPS Manajemen Dakwah hadir dengan metode belajar yang fleksibel, tidak kaku, serta membaur bersama anak-anak. Harapannya sederhana, yaitu menumbuhkan rasa mahabbah terhadap proses belajar, khususnya dalam mempelajari ilmu agama.
Kelas Terbuka

Kegiatan ketiga adalah Kelas Terbuka, sebuah ruang ekspresi bagi anak-anak untuk berani menyampaikan pendapat, ide, dan gagasan mereka. Forum ini dihadirkan sebagai ruang belajar yang berbeda dari kelas formal. Kami berharap anak-anak dapat tumbuh menjadi pribadi yang lebih percaya diri, berani berbicara di depan umum, dan tidak takut mengungkapkan apa yang mereka pikirkan. Hal-hal seperti ini sering kali belum mereka dapatkan di ruang kelas, padahal sangat penting bagi perkembangan mereka.
Seminar Edukasi Sampah

Selanjutnya, HMPS Manajemen Dakwah mengadakan seminar edukasi pengelolaan sampah yang ditujukan kepada para ibu. Harapannya, masyarakat mampu memilah dan mengolah sampah sehingga lingkungan tetap bersih dan jauh dari kesan kumuh. Walaupun jumlah peserta tidak banyak, semangat untuk berbagi ilmu tidak pernah surut. Bagi kami, ilmu yang dipelajari di bangku perkuliahan akan lebih bermakna ketika dapat diterapkan langsung di tengah masyarakat.
Santunan Anak Disabilitas

Kegiatan berikutnya adalah santunan kepada anak-anak penyandang disabilitas di Dusun Slimpet. Bantuan yang diberikan mungkin tidak besar, tetapi menjadi bentuk kepedulian HMPS Manajemen Dakwah kepada sesama. Dengan penuh kehangatan, para orang tua penerima menyambut bantuan tersebut dan mendoakan agar HMPS Manajemen Dakwah terus menghadirkan program-program yang solutif, sesuai kebutuhan mahasiswa maupun masyarakat, bukan sekadar kegiatan seremonial.
Bazar Murah dan Buka Lapak Baca Gratis


HMPS Manajemen Dakwah juga membuka Bazar Murah yang ditujukan bagi masyarakat Dusun Slimpet di Lapangan Slimpet. Alhamdulillah, berbagai pakaian preloved yang disediakan habis terjual dalam waktu singkat. Di tengah ramainya bazar, kami juga menghadirkan Lapak Baca MBG (Maca Buku Gratis). Banyak anak-anak usia sekolah dasar datang untuk membaca berbagai buku yang telah disediakan. Pemandangan ini menjadi pengingat bahwa semangat belajar anak-anak masih begitu besar. Jika ruang-ruang literasi seperti ini terus dihadirkan, bukan tidak mungkin akan lahir generasi emas yang sesungguhnya.
Malam Puncak Berumat 2026

Puncak kegiatan BERUMAT dilaksanakan pada malam terakhir. Malam itu menjadi momen berkumpulnya masyarakat Dusun Slimpet dalam suasana hangat penuh kebersamaan. Alhamdulillah, HMPS Manajemen Dakwah dapat menghadirkan Dalang Muda Gus Adib Faizi, S.Sos. dari Sirau, Kemranjen, Banyumas, yang berdakwah melalui media wayang. Acara semakin semarak dengan penampilan Hadroh Darussalam.


Meskipun persiapan dilakukan dalam waktu yang relatif singkat, dukungan masyarakat membuat malam puncak berlangsung dengan penuh kehangatan. Tawa, kebersamaan, dan antusiasme masyarakat begitu terasa sepanjang acara. Dakwah yang disampaikan Gus Adib melalui wayang menjadi daya tarik tersendiri sehingga masyarakat dapat berinteraksi secara lebih santai di sela-sela pengajian.
Acara tersebut juga dihadiri oleh Kepala Desa, Kepala Dusun, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta warga Dusun Slimpet. Kami berharap kegiatan ini mampu menanamkan benih-benih kebaikan sekaligus menjadi inspirasi bahwa membangun generasi emas dapat dimulai dari desa, dari lingkungan yang sederhana, dan dari langkah-langkah kecil yang dilakukan secara bersama.
HMPS Manajemen Dakwah Foto Bersama Gus Adib Faizi

Di balik terselenggaranya BERUMAT, tentu ada banyak pihak yang menjadi support system sehingga seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan dengan baik. Untuk itu, kami menyampaikan terima kasih atas seluruh dukungan, doa, dan kepercayaan yang telah diberikan.
Kurang lebih satu minggu kami membersamai masyarakat Dusun Slimpet. Mungkin kegiatan yang kami lakukan belumlah besar, belum pula sesempurna cita-cita bangsa. Namun, kami percaya bahwa generasi emas lahir ketika pembangunan dimulai dari bawah: dibenahi, dirawat, dibina, dan diperjuangkan dengan segala kemampuan yang dimiliki.
Atas nama Himpunan Mahasiswa Program Studi Manajemen Dakwah, kami siap mengabdi kepada bangsa dan terus menginspirasi, meskipun hanya melalui setetes perjuangan. Seperti yang pernah dikatakan Tan Malaka:
“Bila kaum muda yang telah belajar di sekolah dan menganggap dirinya terlalu tinggi dan pintar untuk melebur dengan masyarakat yang bekerja dengan cangkul dan hanya memiliki cita-cita yang sederhana, maka lebih baik pendidikan itu tidak diberikan sama sekali.”
Wahai mahasiswa, mari sisakan ruang peka untuk masa depan Indonesia. Berikan kontribusi nyata kepada masyarakat. Tidak harus sempurna, tidak harus mewah. Cukup tebarkan manfaat dari ilmu yang telah kita peroleh di bangku perkuliahan.
BERUMAT bukanlah program yang paling sempurna. Namun, inilah salah satu bentuk perjuangan kami. Terima kasih kepada seluruh masyarakat Dusun Slimpet atas sambutan, partisipasi, dan doa yang telah diberikan. Terima kasih kepada seluruh jajaran Dekanat Fakultas Dakwah, Ketua Program Studi, serta Sekretaris Program Studi Manajemen Dakwah yang telah memberikan izin dan dukungan sehingga program ini dapat terlaksana dengan baik. Semoga setiap langkah kecil yang kami lakukan menjadi ikhtiar yang bernilai, serta menghadirkan manfaat bagi masyarakat hari ini dan generasi yang akan datang.